Siswi yang terlihat menggunakan seragam putih-biru itu kemudian tampak menangis. Selain mengalami kekerasan fisik, pelajar itu juga dicaci maki.
Belakangan diketahui bahwa kejadian tersebut berlangsung di Kecamatan Sukawening, Garut. Pelajar yang menjadi korban diketahui berinisial NA, berasal dari salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di wilayah tersebut.
Korban kemudian melaporkan kejadian ini ke polisi. Pendalaman pun sedang dilakukan untuk mengetahui kejelasan dari kejadian tersebut, termasuk mengenai motif dan kronologi kejadian.
"Bahwa benar, Polres Garut melalui Sat Reskrim telah menerima laporannya, yaitu dilaporkan oleh orang tua. Di mana, korbannya adalah NA," ungkap Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra kepada wartawan, Rabu (9/9/2026).