"Untuk yang diamankan tidak ada, termasuk kehadiran Habib BS (Bahar Smith) juga hadir, yang bersangkutan juga dalam kondisi luka ada bekas lemparan dan itu diakui, diklaim dari kelompok mereka sendiri karena dari belakang melempar tidak sampai kepada petugas yang kena Habib BS dan itu juga ditangani diobati oleh pihak Dokkes, ada juga dokumentasinya kepada kita," kata Budi.
Budi juga memastikan seluruh penonton di lokasi bisa dievakuasi dengan baik. Dia juga mengakui sempat ada kemacetan saat berupaya keluar dari lokasi.
"Intinya setelah selesai artis juga dievakuasi secara aman, para penonton, tamu undangan juga pulang memang sedikit adanya tingkat kemacetan karena beberapa pintu dibuka untuk kelancaran arus lalu lintas," jelas dia.
Puluhan petugas hingga masyarakat dilaporkan terluka dalam insiden tersebut.
"Setelah pelemparan batu, ada 33 petugas yang terluka, termasuk dari TNI, kepolisian, dan ada warga masyarakat," kata Budi Hermanto.
Budi Hermanto mengatakan para korban terluka langsung mendapatkan penanganan dari petugas Biddokes Polda Metro Jaya di lokasi. Saat ini masih ada beberapa korban yang dirawat di rumah sakit.
"Ini juga sudah dilakukan penanganan oleh Biddokkes Polda Metro Jaya, sisa 3 yang masih dilakukan rawat inap di beberapa rumah sakit," katanya.
Budi Hermanto mengatakan para korban yang dirawat tersebut mengalami sesak napas hingga luka akibat lemparan batu dari massa.
"Ya dalam kondisi luka ataupun terimpit sesak napas karena diserang dari adanya pelemparan batu kayu dan lain-lain dari pihak yang melakukan aksi penyampaian aspirasi," imbuhnya.
Kabid Humas mengakui Bahar bin Smith juga ada di lokasi dan menyampaikan tuntutan. Bahar juga dikabarkan terluka, tapi itu berasal dari lemparan oleh sesama massa.