NADIKABAR.COM — Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada operasional penerbangan dari Bandara Internasional Radin Inten II, Lampung. Sejumlah penerbangan dibatalkan, termasuk penerbangan yang akan membawa jemaah umrah menuju Jakarta. Kondisi tersebut membuat sejumlah jemaah harus berpacu dengan waktu agar tidak tertinggal penerbangan lanjutan dari Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.

Para jemaah pun mencari alternatif perjalanan dengan menggunakan jalur darat dan laut. Mereka meninggalkan Bandara Radin Inten II dengan kendaraan menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Dari sana, mereka berencana menyeberangi Selat Sunda menuju Pulau Jawa menggunakan kapal feri sebelum meneruskan perjalanan ke Jakarta.

Salah satu jemaah sekaligus pengelola agen travel umrah, Rahmawati, mengungkapkan rombongannya sempat panik setelah mendapat informasi bahwa penerbangan dari Lampung menuju Jakarta dibatalkan.

"Kaget sekali, bukan kaget-kaget lagi. Nggak ada pemberitahuan," kata Rahmawati, Minggu (6/9/2026) melansir detikSumbagsel.

Rahmawati berangkat bersama empat jemaah lainnya dari Bandar Jaya, Lampung Tengah. Mereka sebelumnya dijadwalkan tiba di Bandara Soetta pada sore hari untuk bergabung dengan rombongan jemaah lain sebelum melanjutkan penerbangan menuju Arab Saudi.