Karena itu, sebelum memilih Pertamax atau Pertalite, pemilik kendaraan sebaiknya memeriksa buku manual, informasi pada kendaraan, atau rekomendasi resmi dari produsen.
Perlu dipahami bahwa kendaraan modern tidak selalu membutuhkan RON 92. Kebutuhan bahan bakar tetap bergantung pada desain mesin dan spesifikasi masing-masing kendaraan.
3. Berpotensi membantu menjaga performa mesin
Pada kendaraan yang membutuhkan RON 92, penggunaan Pertamax dapat membantu mesin bekerja lebih optimal dibandingkan penggunaan bahan bakar dengan angka oktan yang tidak sesuai.
Pembakaran yang berlangsung sesuai kebutuhan mesin dapat mendukung respons kendaraan ketika berakselerasi dan membantu mengurangi gangguan akibat knocking.
Meski demikian, menggunakan BBM dengan angka oktan lebih tinggi tidak otomatis membuat tenaga mesin meningkat secara signifikan. Jika kendaraan dirancang untuk menggunakan RON 90, beralih ke RON 92 belum tentu menghasilkan perbedaan performa yang terasa.
Dengan kata lain, keunggulan Pertamax lebih berkaitan dengan kesesuaiannya terhadap kebutuhan mesin, bukan semata-mata angka oktan yang lebih tinggi.
4. Berpotensi mendukung efisiensi bahan bakar
Efisiensi bahan bakar juga menjadi pertimbangan ketika memilih bensin. Dalam kondisi tertentu, penggunaan Pertamax pada kendaraan yang membutuhkan RON 92 dapat membantu mesin bekerja lebih sesuai dengan rancangan sehingga konsumsi BBM berpotensi menjadi lebih efisien.
Sebaliknya, penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai dengan kebutuhan mesin dapat mengganggu kinerja dan berpengaruh terhadap konsumsi BBM.
Namun, Pertamax tidak selalu lebih irit daripada Pertalite pada setiap kendaraan. Konsumsi bahan bakar juga dipengaruhi oleh kondisi mesin, gaya berkendara, tekanan ban, beban kendaraan, kondisi jalan, dan penggunaan pendingin udara.
Karena itu, perbandingan konsumsi BBM sebaiknya dilakukan pada kendaraan yang sama dengan kondisi penggunaan yang relatif serupa.