Skincare yang berbahan kopi atau kafein bisa membantu meredakan tampilan lingkaran hitam dan kantung mata akibat kelelahan. Namun, apabila kantung mata disebabkan karena faktor genetik atau struktur wajah, penggunaan kafein tidak akan berpengaruh.
Mengutip Cleveland Clinic, kopi memiliki kafein yang bersifat vasokonstriktor. Zat ini bekerja dengan menyempitkan pembuluh darah sehingga aliran darah ke kulit berkurang. Efeknya bisa membuat area bawah mata terlihat lebih cerah dan tidak terlalu bengkak.
Suatu penelitian menemukan bahwa ekstrak ampas kopi bisa meningkatkan elastisitas, kecerahan, kelembaban, dan tekstur kulit secara signifikan. Menariknya, ampas kopi juga bisa membuat tampilan kulit terlihat lebih muda.
Kandungan polifenol pada kopi atau senyawa tumbuhan yang bersifat antioksidan berperan untuk membuat kulit menjadi lembab dan kenyal.
Kopi memiliki kandungan antioksidan, stimulan, dan asam klorogenat yang bisa membantu mencegah jerawat. Selain itu, kandungan asam klorogenat pada kopi juga bisa mengurangi peradangan dan melindungi kulit dari berbagai jenis bakteri.
Jerawat akan muncul saat minyak dan sel kulit mati menumpuk sampai pori-pori tersumbat. Menggunakan ampas kopi sebagai scrub bisa membantu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori-pori dari kotoran yang menumpuk.