NADIKABAR.COM — Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyemangati lima orang penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung (Sumatra) yang merupakan korban selamat pada insiden kapal terbakar di penyeberangan Bakauheni (Lampung/Sumatra)-Merak (Cilegon, Banten).
Ipuk menghubungi lima penari Gandrung Sewu itu melalui panggilan video (video call) dan menyapa para penari dan pendamping yang selamat guna memastikan kondisi mereka dari Banyuwangi, Jawa Timur, pada Rabu.
Dalam percakapan itu, Bupati Ipuk memberi semangat agar tetap tabah dan menjaga kondisi kesehatan setelah kejadian yang mereka alami. Ia juga menyampaikan keprihatinan atas musibah tersebut serta berharap seluruh penari dapat tiba di Banyuwangi dalam keadaan selamat.
"Bagaimana kabar anak-anak semua? Sehat-sehat ya? Saya sangat khawatir kondisi kalian," tuturnya, mengawali panggilan video dengan pendamping penari, Suprianto.