Umar bin Khattab RA merupakan sahabat Rasulullah SAW yang kaya raya, tapi memilih untuk hidup sederhana. Ia dikenal atas kekayaannya yang melimpah sekaligus kerendahan hatinya dalam bersedekah.

Umar bin Khattab RA sering memberikan harta benda dan uangnya untuk menyokong kegiatan dakwah Islam dan menyalurkan bantuan kepada umat yang membutuhkan. Dia juga mewakafkan banyak lahan dan kebun untuk digunakan sebagai kepentingan umum, termasuk membangun masjid dan memperluas Masjid Nabawi di Madinah.

Menukil buku Minda Muslim Super karya Danial Zainal Abidin, Abdurrahman bin Auf RA merupakan seorang sahabat Rasulullah SAW yang kaya raya, tetapi tidak pelit dengan hartanya. Dia gemar bersedekah demi perjuangan Islam pada zaman Nabi Muhammad SAW.

Suatu ketika, ia pernah menyumbangkan 4 ribu dirham yang bernilai setengah dari keseluruhan hartanya. Selanjutnya, ia menyumbang 40 ribu dirham, 500 ekor kuda, dan 1,500 ekor kuda. Semua merupakan hasil perniagaannya yang disumbangkan untuk membantu fakir dan miskin, membantu keluarga yang membutuhkan, dan mendukung kegiatan dakwah Islam.

Utsman bin Affan RA dikenal sebagai pebisnis sukses yang dermawan. Disebutkan dalam buku Investasi Fiddunya Walakhirah karya Rezkia Zahara Lubis dan Yusriyyah Sinambela, khalifah ketiga ini memanfaatkan hartanya untuk beramal jariah, seperti mendirikan penginapan dan menyumbangkan keuntungannya untuk membantu kaum yang lebih membutuhkan.