Ia juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap bapak dan ibu guru yang menjadi peserta magang karena telah berhasil melewati seleksi di dua lembaga pendidikan di Jerman. Tidak lupa, ia mengingatkan untuk menjalin hubungan yang baik dengan seluruh individu selama program berlangsung hingga pulang ke Indonesia.

"Nah, itu yang mahal, bapak ibu, jejaring dan hubungannya. Dan juga, pengalaman belajar di negara tempat Prof Bacharuddin Jusuf Habibie belajar," sambungnya.

Total, 50 guru akan berangkat ke Jerman dan melaksanakan magang setelah melalui proses seleksi selama kurang lebih dua bulan. Sebanyak 16 guru akan magang di FESTO dan 34 guru lainnya akan melaksanakan magang di Dresden University of Technology.

Penulis adalah peserta MagangHub Kemnaker di NadiKabar.com.