Namun, pemasangannya tidak dilakukan secara langsung, melainkan melalui proses pendataan dan pemeriksaan untuk memastikan rumah tangga telah memenuhi kriteria.

“Kader kami turun langsung ke rumah-rumah warga, mengecek tempat sampah, memberikan edukasi cara memilah yang benar, baru kemudian dipasangi stiker jika memang sudah memenuhi kriteria,” jelasnya.

Ia menilai, pemilahan sampah sejak dari rumah memiliki peran penting dalam mengurangi jumlah sampah yang harus dibuang ke TPST Bantargebang.

Menurutnya, sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik yang masih memiliki nilai ekonomis dapat disalurkan melalui bank sampah.