Faizal mengatakan dua pekan berada di zona bencana bukan perkara mudah. Keterbatasan sarana, tantangan geografis berupa rute darat yang terjal, serta tingginya kecemasan warga terdampak menjadi ujian bagi 51 personel BKO Mabes Polri tersebut.
"Bencana alam memang terjadi tanpa dapat kita prediksi. Namun, Polri harus selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan, pelayanan, pertolongan, serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif," kata Faizal di hadapan peserta apel.
Pimpinan Polda NTT memberikan apresiasi pada lima unit spesialis yang menjadi tulang punggung penanganan darurat. Sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas dedikasi tinggi tersebut, Faizal menyerahkan piagam penghargaan dari Kapolda NTT kepada perwakilan 51 personel BKO.