Ketut mengatakan Kepala SPPG Talang Angin juga sudah dicopot. Saat ini, pihaknya tengah fokus menyelamatkan santri yang masih dirawat.
"Kemudian kami juga mengusulkan kepada kepala SPPG tersebut untuk dilakukan suatu pencopotan sekaligus melakukan pergantian. Kita akan fokus dengan penyelamatan kesehatan anak-anak kita ini di beberapa rumah sakit," tuturnya.
Sebelumnya para santri dirawat di delapan rumah sakit di Sidoarjo. Berdasarkan data penanganan medis terbaru, dari total 500 santri yang ditangani, sebanyak 320 pasien sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit (KRS). Sementara itu, 65 pasien menjalani rawat inap atau masuk rumah sakit (MRS), dan 115 pasien sisanya masih dalam penanganan observasi.