NADIKABAR.COM — Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Trenggono, menjenguk korban dugaan keracunan makan bergizi gratis (MBG) di Pati. Ia mengungkapkan masih ada lebih dari 50 orang yang menjalani perawatan.

"Kami menjenguk dan melihat lebih dekat. Jadi sampai sore ini hari ini ada 59 masih dirawat," ujar Trenggono kepada wartawan di sela menjenguk siswa diduga keracunan yang tengah dirawat di RS KSH Pati didampingi Plt Bupati Risma Ardhi Chandra, Kamis (10/9/2026).

Selain di RS KSH Pati, ke-59 korban keracunan itu juga dirawat di RSUD Soewondo dan RS Mitra Bangsa.

Menurutnya para siswa yang tengah dirawat di rumah sakit kondisinya berangsur membaik. "Semua dalam kondisi sekira pulih tidak ada yang kondisinya mengkhawatirkan juga mungkin beberapa waktu ke depan lebih baik," Trenggono melanjutkan.

BGN, kata Trenggono, tidak akan segan-segan menutup Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), atau dapur MBG yang menyebabkan ratusan murid dari tiga sekolah keracunan secara permanen.

"SPPG seperti saya sampaikan yang lalu. Yang jelas di-suspend, mungkin kalau dapurnya jelek suspend permanen ini," tuturnya.

"Jadi itu sudah komitmen kita, apabila ada dapur yang sampai menyiapkan MBG secara tidak baik, dalam hal ini ada keracunan langsung kami suspend berat. Kalau jelek suspend permanen," tambahnya.