Berbagai fasilitas pendukung juga dibangun. Diantaranya drainase, jalan khusus ke permukiman hingga jalur evakuasi.

Desain baru dengan posisi yang lebih tinggi tersebut sengaja dirancang untuk memperlancar aliran Sungai Petung yang berada di bawah jembatan. Dengan demikian, aliran air diharapkan bisa lebih leluasa menuju hilir sehingga risiko banjir tahunan yang kerap melanda kawasan sekitar dapat ditekan secara signifikan.

"Dengan selesainya jembatan, potensi banjir yang sering terjadi saat musim hujan bisa berkurang signifikan," kata Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan, Hermanto.