6. Menjaga kebersihan tempat sampah dan toilet

Tempat sampah yang jarang dibersihkan serta toilet yang memiliki sisa kotoran dapat menjadi sumber aroma tidak sedap.

Sisa tisu, kapas, pembalut, dan sampah lainnya sebaiknya segera dibuang sebelum menumpuk terlalu lama.

Bersihkan tempat sampah menggunakan sabun dan air, kemudian keringkan sebelum digunakan kembali. Gunakan tempat sampah dengan penutup untuk membantu mengurangi penyebaran bau.

Selain itu, bersihkan toilet secara rutin, termasuk bagian dudukan, mangkuk toilet, dan area di sekitarnya.

Perhatikan juga bagian bawah toilet karena sisa air dan kotoran yang menempel terkadang menjadi sumber bau yang luput dari perhatian.

Perhatikan jika bau berasal dari saluran pembuangan

Apabila kamar mandi sudah dibersihkan tetapi bau tidak sedap tetap muncul, kemungkinan sumbernya bukan sekadar kotoran di permukaan.

Salah satu penyebabnya adalah perangkap air atau P-trap yang mengering. Bagian ini merupakan lekukan pipa yang menampung air untuk menghalangi gas dari saluran pembuangan masuk kembali ke dalam ruangan.

Michigan State University menjelaskan bahwa air di dalam perangkap tersebut dapat menguap apabila saluran jarang digunakan. Akibatnya, gas dari saluran pembuangan dapat masuk dan menimbulkan aroma tidak sedap.

Jika hal ini terjadi, alirkan air ke saluran yang jarang digunakan untuk mengisi kembali perangkap air tersebut.

Namun, apabila bau menyerupai telur busuk atau gas selokan terus muncul meskipun saluran sudah dialiri air, sebaiknya periksa kondisi instalasi pipa dan minta bantuan tenaga profesional. Jangan hanya menutupinya dengan pengharum ruangan.

Menjaga kamar mandi tetap segar setiap hari

Menghilangkan bau tak sedap di kamar mandi tidak selalu membutuhkan produk pengharum yang mahal. Kebiasaan sederhana seperti membuka ventilasi, membersihkan saluran air, mengeringkan lantai, serta mencuci handuk secara rutin dapat membantu menjaga ruangan tetap bersih dan nyaman.

Hal terpenting adalah mengenali sumber bau sebelum menentukan cara penanganannya. Dengan begitu, masalah tidak hanya tersamarkan sementara, tetapi juga dapat dicegah agar tidak kembali muncul.