Api yang semula digunakan untuk membakar tumpukan tinja ternyata tidak terkendali dan merembet ke tanaman tebu yang berada di sekitar lokasi pembakaran, sehingga kobaran api semakin meluas.

Kondisi tersebut diperparah embusan angin yang cukup kencang sehingga membuat api dengan cepat menjalar di lahan persawahan.

Kobaran api membakar lahan tebu seluas sekitar 1,4 hektare yang merupakan lahan milik sejumlah pihak, termasuk PG Mojopanggung dan tiga warga bernama Pono, Sunar, serta Karis. Polisi menyebut luas lahan yang terbakar tersebut berdasarkan hasil pendataan di lokasi setelah kebakaran terjadi.

"Lokasi yang terbakar ada sekitar 1,4 hektare, milik PG Mojopanggung, Pono, Sunar dan Karis," jelasnya.

Kebakaran tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas pemadam kebakaran dan instansi terkait setelah api semakin membesar dan berpotensi meluas ke area lainnya, sehingga sejumlah mobil pemadam langsung dikerahkan ke lokasi.