Jenderal Suyudi menjelaskan, Laboratorium ini memproduksi sabu jenis terbaik yang dikenal sebagai blue ice.

"Sabu yang bisa dibilang terbaik atau dikenal dengan blue ice ini berhasil kita ungkap berkat kolaborasi, keterpaduan, dan joint operation antar-lembaga, baik Polri, BNN, Bea Cukai, serta didukung oleh masyarakat setempat," ujar Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, yang memimpin jumpa pers pengungkapan kasus tersebut di Pidie, Aceh, Jumat (23/10/2026).

Dalam operasi ini, 11 orang diringkus. Dari lokasi penggerebekan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti sarana produksi, di antaranya 60 kaleng Titan Pro, 4 kompor 2 tungku, 7 buah tabung gas 12 kg, 3 mesin cuci untuk pengkristalan, serta 6 unit ponsel milik para pelaku.

"Proses yang mereka lakukan sangat sistematis, sangat terstruktur, dan menunjukkan bahwa jaringan ini dikendalikan oleh ahli kimia berpengalaman," tegas Suyudi.