NADIKABAR.COM — Sejumlah lahan sawah aktif di enam subak di Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali, kering kerontang akibat keterbatasan debit dan distribusi air irigasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung menyalurkan bantuan air darurat tiga unit truk tangki dan pompa untuk menyelamatkan tanaman di lahan pertanian.
"Yang terdampak terutama lahan pertanian di bagian hilir karena debit dan distribusi air irigasi terbatas. Ini penanganan darurat, distribusi air truk tangki dan pompa supaya kebutuhan air tanaman tetap bisa dipenuhi," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Diperpa) Badung Anak Agung Ngurah Raka Sukadana, Kamis (10/9/2026).
Areal persawahan yang mengalami krisis air ini meliputi Subak Bergiding, Subak Penglumbaran, Subak Buangga, serta Subak Babakan Bengkel I, II, dan III. Kondisi paling parah dirasakan oleh para petani yang menggarap lahan di wilayah hilir.