Namun, perjuangannya belum berakhir. Ia masih menjalani pengobatan, termasuk menggunakan obat tetes mata yang menurutnya menimbulkan rasa perih hebat.
"Saat pertama kali saya menggunakannya, rasanya sangat perih hingga menyebabkan ruam seperti air mata di wajah saya," katanya.
"Saya sudah lebih terbiasa selama setahun terakhir, tetapi tetap saja sakit. Jadi, bukan hanya Acanthamoeba yang menggerogoti mata saya yang menyakitkan, tetapi perawatan itu sendiri juga bisa sangat menyakitkan."
Sepanjang setahun terakhir, dia menjalani berbagai perawatan, menghadiri sejumlah janji temu dengan dokter, dan melakukan penyesuaian diri dengan kehidupan yang disertai gangguan penglihatan.
Jamison menegaskan bahwa kejadian tersebut bukan semata-mata karena dirinya berada di Republik Dominika. Menurutnya, Acanthamoeba dapat ditemukan di air di berbagai tempat sehingga pengguna lensa kontak tetap perlu berhati-hati di mana pun berada.
"Hanya karena sesuatu belum terjadi pada Anda bukan berarti hal itu tidak akan pernah terjadi," katanya.
"Tolong jangan pernah mengambil risiko dengan penglihatan Anda. Itu sama sekali tidak sepadan. Saya tahu itu karena saya sedang merasakan konsekuensinya," tambahnya