Stres juga bisa mempengaruhi sistem hormon dan menyebabkan proses peradangan. Kulit akan semakin meradang, khususnya pada orang yang sudah mengalami psoriasis. Akibatnya, plak psoriasis semakin menebal dan gejala kulit bersisik dan gatal semakin parah.

Stres kronis mengganggu sistem pertumbuhan rambut normal dengan membuat folikel rambut ke fase istirahat sehingga rambut rontok menjadi lebih banyak dari biasanya.

Stres juga diduga dapat memicu alopecia areata. Sistem kekebalan tubuh menyerang folikel rambut yang menyebabkan kerontokan berbentuk bercak atau pada beberapa area tertentu di kulit kepala.

Rasa gatal dari biduran bisa mengganggu kenyamanan. Biduran bisa diakibatkan oleh berbagai faktor, seperti alergi terhadap obat-obatan atau makanan, infeksi, dan sinar matahari.

Beberapa orang mengalami biduran ketika berada di fase stres kronis. Kondisi ini juga bisa berpengaruh pada suasana hati dan kualitas tidur.