NADIKABAR.COM — Sebanyak 6.023 kendaraan terdeteksi melakukan pembelian mencurigakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel). Kendaraan tersebut kini diblokir dari akses pembelian Pertalite maupun Solar.

"Pertamina telah melakukan pemblokiran terhadap 6.023 nomor polisi yang terindikasi melakukan transaksi tidak sesuai ketentuan dalam penyaluran BBM bersubsidi," ujar Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar dalam keterangannya, Kamis (10/9/2026).

Deny mengatakan pengawasan transaksi terus diperkuat untuk menjaga penyaluran BBM subsidi tetap tepat sasaran. Menurutnya, Pertamina juga secara rutin menyampaikan laporan realisasi penyaluran dan kuota BBM maupun LPG kepada pemerintah provinsi.