"Ajang itu bukan sekadar kompetisi merancang kendaraan hemat energi, melainkan ruang kolaborasi dan pembuktian karya inovatif mahasiswa Indonesia dalam menjawab tantangan krisis energi global," tuturnya.
Sebanyak 64 kendaraan karya mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia akan bertanding dalam dua kategori utama, yaitu 43 kendaraan pada kategori Prototype dan 21 kendaraan pada kategori Urban.
Kategori Prototype berfokus pada rancangan kendaraan masa depan dengan efisiensi energi maksimal, sedangkan kategori Urban mengusung desain kendaraan yang lebih praktis menyerupai mobil penggunaan sehari-hari.
"Perlombaan itu memanfaatkan beberapa ruas jalan internal kampus Unej sebagai sirkuit dengan panjang sekitar 1,6 kilometer. Pada setiap sesi percobaan, peserta menempuh enam putaran dengan total jarak 9,7 kilometer," ujarnya.
Sementara Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (Warek III) Unej Fendi Setyawan menjelaskan bahwa rekam jejak penyelenggaraan KMHE sebelumnya menjadi bahan evaluasi penting untuk menyempurnakan kualitas pelaksanaan tahun ini.