serai memiliki kandungan minyak atsiri, termasuk sitronela, sedangkan jeruk nipis mengandung berbagai senyawa seperti asam sitrat dan minyak atsiri. Kombinasi aroma tersebut disebut dapat membantu mengganggu keberadaan dan jalur semut.

Bahan lain yang bisa dipakai mengusir semut adalah diatomaceous earth atau tanah diatom. Bahan ini berupa bubuk halus yang bekerja secara fisik dengan merusak lapisan pelindung tubuh serangga sehingga menyebabkan kehilangan kelembapan.

Tanah diatom dapat ditaburkan secara tipis pada jalur yang sering dilewati semut. Melihat kehadiran tanah diatom, bisa dipastikan semut menyingkir mencari jalan lain yang lebih aman.

Peppermint atau minyak peppermin juga dapat dimanfaatkan sebagai pengusir semut. Aroma kuat peppermint dapat mengganggu kemampuan semut dalam berkomunikasi dan menemukan jalurnya.

Mentol yang terdapat dalam peppermint disebut menjadi salah satu komponen yang tidak disukai semut. Karena itu, minyak peppermint dapat digunakan pada area tertentu yang ingin dijaga agar tidak dilewati semut, seperti sekitar lemari atau area penyimpanan makanan.

Jika semut banyak ditemukan pada tanaman di dalam maupun luar rumah, maka minyak neem dapat menjadi salah satu alternatif. Minyak neem mengandung azadirachtin yang dapat mengganggu pola makan dan sistem hormon serangga.

Penggunaan pada tanaman dapat dilakukan dengan larutan yang sesuai dan diaplikasikan kembali secara berkala. Selain membantu mengendalikan semut, penggunaan minyak neem juga relatif aman bagi tanaman jika digunakan sesuai dosis yang dianjurkan.

Minyak kayu manis diklaim dapat mencegah semut memasuki area tertentu. Kandungan cinnamaldehyde dalam kayu manis dan minyaknya mampu mengganggu kemampuan semut dalam mengikuti jejak dan menemukan makanan.

Minyak kayu manis bukan metode untuk membasmi koloni. Bahan ini lebih berfungsi sebagai pengusir sehingga perlu diaplikasikan kembali setelah aromanya berkurang. Penggunaannya juga harus hati-hati apabila di rumah terdapat kucing atau anjing karena minyak kayu manis dapat bersifat toksik bagi keduanya.