NADIKABAR.COM — Rasulullah SAW pernah memperingatkan Sayyidah Aisyah RA untuk senantiasa waspada terhadap dosa-dosa kecil atau amalan yang dianggap remeh. Hal ini karena sekecil apa pun perbuatan, baik dilakukan secara sadar atau tidak, akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT.
"Dari Aisyah RA, ia berkata bahwa suatu ketika Rasulullah SAW bersabda, 'Wahai Aisyah, hindarilah olehmu amal-amal yang remeh (dan dalam satu lafaz disebutkan dosa-dosa kecil). Karena ada yang akan menuntut dari Allah terhadap amal-amal itu." (HR Ahmad)
Hadits di atas menjadi pengingat penting bagi umat Islam, khususnya kaum perempuan ketika sering kali melakukan dosa secara tidak sadar. Oleh karena itu, penting bagi setiap muslimah untuk mengenali dosa-dosa yang sering tidak disadari agar dapat segera bermuhasabah diri.
Berikut adalah tujuh dosa yang sering tidak disadari kaum perempuan yang dirangkum dari buku Dosa-dosa yang Tak Disadari Wanita oleh Maryam Kinanthi Nareswari, buku Wasiat-wasiat Rasulullah bagi Kaum Wanita karya Azizah Nur Yusuf, buku Dekati Surga, Jauhi Neraka karya Khalid Abu Syady, dan buku Dosa-dosa Khas Wanita yang Paling Dimurkai Allah susunan Ahmad Khotib.
Dosa perempuan yang kerap tidak disadari adalah bersolek atau berdandan secara berlebihan (tabarruj). Rasulullah SAW bersabda, "Dan seburuk-buruknya wanita adalah yang tabarruj dan sombong. Mereka itulah orang-orang munafik. Tidak akan masuk surga salah seorang di tim redaksi mereka, kecuali seperti gagak putih." (HR Baihaqi)
Tabarruj menjadi dosa apabila sengaja dilakukan agar dilihat orang lain, tidak berniat tobat, menganggap remeh dosanya, secara tidak sadar mempengaruhi perempuan lain untuk tabarruj, dan melakukannya secara terang-terangan.
Aurat merupakan bagian tubuh perempuan yang harus ditutupi dan dilindungi supaya tidak terlihat oleh orang lain, terutama bagi yang bukan mahramnya.
Allah SWT telah menganjurkan kepada kaum muslimah supaya menjauhkan diri dari hal-hal yang mencelakakan, sekaligus untuk meninggikan derajat perempuan di hadapan manusia dan di hadapan Allah dengan mengenakan hijab atau pakaian penutup aurat.