NADIKABAR.COM — Kecelakaan disebabkan GWM Tank ugal-ugalan di Jalan Kamboja Raya, Palmerah, Jakarta Barat memakan korban jiwa. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang tewas dan satu lainnya terluka.

Peristiwa terjadi pada Rabu (7/q0/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. GWM Tank menabrak dua sepeda motor, satu mobil, dan dua gerobak las yang ada di lokasi.

Belum diketahui pasti penyebab kecelakaan tersebut, namun pengemudi telah diamankan dalam insiden. Simak informasinya yang dirangkum NadiKabar, Jumat (9/10/2026).

Kecelakaan maut melibatkan mobil GWM Tank dengan sejumlah kendaraan terjadi di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. Kecelakaan tersebut mengakibatkan satu orang pengemudi ojek meninggal dunia.

"Benar, satu orang meninggal dunia pengemudi ojek pangkalan," kata Panit Laka Satlantas Jakarta Barat Ipda Deddy Mohammad, saat dihubungi NadiKabar, Kamis (8/10).

Kecelakaan terjadi di Jalan Kamboja Raya, tepatnya di dekat Klinik Utama Kamboja, Palmerah, Jakarta Barat, pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.

Adapun kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah GWM Tank bernopol B-7-AXL, motor Honda Vario nopol B-5073-BTF, motor Honda B-3438-TTJ, mobil Toyota Alya B-2071-POV yang sedang parkir, serta dua gerobak las.

Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Korban merupakan pengemudi ojek pangkalan (opang).

Korban meninggal dunia adalah seorang pria bernama Maria Thomas (59). Korban dilaporkan meninggal dunia akibat luka di bagian kepala.

"Untuk jenazah korban dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang," imbuhnya.

Selain itu, terdapat pula satu korban luka, yakni pengemudi motor Honda Vario nopol B-5073-BTF bernama Nurmilah (28). Korban mengalami luka pada bagian kaki kanan memar.

"Selanjutnya korban tersebut dirawat di RS Bhakti Mulya," imbuhnya.

Ipda Deddy mengatakan pengemudi mobil GWM Tank, pria inisial FS (40) saat ini diamankan di Unit Laka Satlantas Jakarta Barat untuk dimintai keterangan. Diketahui, saat itu FS berkendara ditemani wanita inisial Y.

"Katanya pasangan muda-mudi. Pengemudinya cowok inisial FS," tuturnya.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto, menjelaskan peristiwa itu terjadi di Jalan Kamboja Raya, Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakbar, pada Rabu (7/10) sekitar pukul 22.30 WIB. Mobil besar tersebut menyeruduk sejumlah objek di tempat kejadian perkara (TKP).

Sebelum terjadi kecelakaan, mobil GWM Tank dengan nomor polisi (nopol) B-7-AXL itu melaju dari utara menuju selatan. Mobil yang dikemudikan pria berinisial FS (40) itu lalu menabrak dua gerobak las.

Kemudian, mobil tersebut menabrak sepeda motor yang diparkir dan motor Honda Vario yang dikemudikan perempuan berinisial NUR. Mobil kemudian menabrak seorang pemotor bernama Maria Thomas yang melaju searah di depannya.

Mobil GWM Tank belum juga berhenti dan menabrak mobil Toyota Ayla B-2071-POV yang sedang parkir. Mobil Ayla itu lalu terdorong menabrak pagar pintu besi gerbang perusahaan di TKP kecelakaan tersebut.

"Selanjutnya kendaraan GWM Tank nopol B-7--AXL melaju terus dan berhenti dengan posisi terbalik," kata AKP Joko, Kamis (8/10).

Polisi mencatat adanya kerusakan akibat kecelakaan tersebut. Seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan cukup parah.

"Untuk mobil GWM Tank mengalami bodi depan pecah sama lecet-lecet," kata Panit Laka Satlantas Jakarta Barat Ipda Deddy Mohammad.

Sementara itu, motor Honda Vario nopol B-5073-BTF yang dikendarai oleh Nurmilah (28) mengalami kerusakan pada bagian body depan dan belakang pecah. Kerusakan yang sama juga dialami motor Honda nopol B-3438-TTJ yang dikendarai korban Maria Thomas (59).

Kerusakan juga dialami gerobak las milik Muhamad Widodo. Baknya pecah. Sementara itu, gerobak las milik Saudara Sopyan rusak pada bagian bak serta roda pecah dan patah.

"Kerusakan juga dialami PT SPX berupa pintu gerbang besi roboh dan mobil Ayla yang diparkir rusak pada bagian bodi depan dan belakang ringsek," imbuhnya.

Dari foto yang diperoleh NadiKabar, terlihat mobil Ayla berkelir putih mengalami kerusakan parah di bagian depan. Sementara motor yang dikemudikan oleh Maria Thomas (korban tewas) tersangkut di parit.

Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan GWM Tank yang menewaskan satu orang dan satu lainnya terluka di Palmerah, Jakarta Barat. Dugaan awal, kecelakaan bermula karena pengemudi GWM Tank dan penumpangnya berantem."Ada yang bilang memang lagi, kan pasangan muda-mudi, katanya sih berantem, tapi baru kita mintai keterangan. Tarik-tarikan, ada yang menyatakan itu, tapi masih kami dalami," kata Panit Laka Satlantas Jakarta Barat Ipda Deddy Mohammad saat dihubungi NadiKabar, Kamis (8/10/2026).

Deddy mengatakan pengemudi GWM Tank pria berinisial FS (40) saat ini masih dimintai keterangan di Unit Laka Satlantas Jakarta Barat. Polisi masih mendalami keterangan yang bersangkutan.

Warga setempat, Cecep (60), menceritakan detik-detik mengerikan saat kecelakaan terjadi. Dia menyebut kecelakaan terjadi di depan Klinik Utama Kamboja, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (7/10/) malam.

Dia menduga orang yang ada di dalam mobil itu adalah suami-istri. Cecep menyebut mobil itu sempat berhenti. Setelah itu, mobil tiba-tiba melaju dengan cepat dan menabrak pot tanaman.

"Sebelum kejadian sih, dia mobil itu di pos dulu situ, berhenti di pos sini nih. Setelah itu, dari pos, baru dia mau start. Terus nabrak pot itu dulu tuh," kata Cecep.

Dia mengatakan mobil tersebut melaju ugal-ugalan dan terus menabrak pot di bahu jalan hingga rusak. Mobil kemudian menghantam motor yang sedang parkir serta dua gerobak las hingga rusak.

"Setelah gerobak itu, di sono ada motor yang parkir arah kemari nih, itu kena, keseret," katanya.

Cecep mengatakan sempat mengevakuasi seorang wanita pengendara motor yang terhantam mobil hingga kakinya patah. Dia menyebut mobil itu terus melaju hingga menabrak ojol dan mobil yang sedang parkir.

"Yang motor itu ya saya nyelametin ibu itu. Kakinya ini patah, langsung dibawa ke rumah sakit. Dia juga pengen berobat juga, mau ke rumah sakit dia, anaknya sakit gitu. Nah setelah itu, saya, ada tukang ojol juga, 'Pak, tolong kejar tuh orang, bawa mobil.' Dia kelabakan itu bawa mobil kan, saking ketakutan, kencang, nabrak lagi di sono mobil parkir," ujarnya.

"Iya, nabrak lagi mobil parkir, langsung itu pantatnya ngesot ke belakang, kena mobil itu keganjel yang parkirnya, keganjel trotoar, akhirnya pagar rubuh, mobilnya terbalik," sambung Cecep.