NADIKABAR.COM — Kawasan cagar budaya dan situs megalitikum di Gunung Tangkil serta Perbukitan Batu Ampar, Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, tengah menjadi sorotan tajam.
Kawasan bersejarah yang menyimpan batuan purba punden berundak ini disatroni aksi penggalian liar pemburu harta karun hingga dicemari tumpukan pakaian dalam wanita.
Kondisi tersebut memicu keprihatinan mendalam dari para pegiat budaya Sunda yang khawatir situs purbakala bernilai tinggi ini rusak akibat ritual menyimpang dan aktivitas ilegal. Merespons laporan tersebut, Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi berencana turun langsung ke lapangan untuk menyelamatkan kawasan cagar budaya tersebut.
Berikut 7 fakta lengkap terkait temuan galian liar dan pakaian dalam di Gunung Tangkil Sukabumi yang dirangkum NadiKabar, Rabu (26/8/2026) :
Aksi perburuan misterius terjadi di kawasan Perbukitan Batu Ampar yang berdekatan dengan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) Gunung Tangkil. Pemangku Paguyuban Padjajaran Anyar bersama para pegiat tradisi mendapati sedikitnya lima hingga enam lubang bekas galian ilegal yang dilakukan pada malam hari.
"Tadi mendadak ya, ada informasi dari warga setempat katanya ada oknum yang menggali katanya harta karun. Gak tahu dari mana orangnya. Ini kan harus diantisipasi sebagai warga Desa Cikakak, lokasinya di sebelah Gunung Tangkil," ujar Pemangku Paguyuban Padjajaran Anyar, Firman Hidayat, saat ditemui di lokasi, Senin (24/8/2026).
"Kalau dihitung ada sekitar 5 sampai 6 (titik galian) lah. Informasi dari warga memang dilakukan malam hari," ungkapnya.
Warga setempat, Abah Enoh (64), menuturkan bahwa para penggali tanah misterius tersebut hanya beraksi singkat tanpa menginap. Lubang sedalam setengah meter itu kini sudah ditimbun kembali oleh para pelaku.