Untuk memastikan kondisi tersebut, Ardi kemudian berinisiatif mendatangi lokasi perusahaan.

Menurut Ardi, sebelum aksi berlangsung, pangkalannya biasa mendapatkan pasokan sekitar 200 tabung LPG 3 kg dalam sehari. Namun, kini jumlah tersebut berkurang menjadi hanya sekitar 100 tabung.

"Biasanya dapat 200 tabung, sekarang saya cuma dapat 100 tabung dan banyak yang tidak bisa saya layani konsumen itu," tambahnya.

Ardi berharap, kondisi tersebut segera berakhir dan ada jalan keluar sehingga masyarakat bisa kembali menerima LPG.