Selain itu, Dessy juga memastikan bahwa BKSDA akan melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. Nantinya, jika hasil dari pemeriksaan telah keluar maka BKDSA akan mengungkapkannya ke publik.
"Kami akan melakukan pengecekan ke lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan informasi dan kondisi di lapangan. Jika sudah terdapat hasil atau informasi resmi, akan kami sampaikan sesuai kewenangan dan data yang tersedia," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah kambing milik warga Tepus 1, Tepus, Gunungkidul mati di dalam kandang, bahkan beberapa diantaranya tinggal menyisakan kulit saja. Polisi menduga penyebab matinya kambing-kambing itu akibat serangan kawanan hewan liar.
Kapolsek Tepus, AKP Suryanto, mengatakan kejadian bermula saat dua orang warga yang bertugas memelihara kambing hendak melepasliarkan kambing-kambing milik Eno (48), warga Tepus 1 hari ini sekitar pukul 06.00 WIB. Bukan tanpa alasan, pelepasliaran itu agar kambing mencari makanan di Alas Dawut kawasan Pantai Poktunggal.