NADIKABAR.COM — Bersepeda kini tidak lagi sekadar aktivitas yang dilakukan untuk olahraga. Di tengah berkembangnya skena sepeda, kegiatan mengayuh pedal juga semakin dekat dengan keseharian masyarakat, mulai dari bersepeda ke tempat kerja, mengikuti kegiatan komunitas, touring, hingga sekadar menikmati suasana kota.

Perkembangan tersebut membuat sepeda memiliki fungsi yang semakin beragam. Selain menjadi sarana mobilitas dan rekreasi, bersepeda juga dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk menjaga tubuh tetap aktif.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memasukkan bersepeda sebagai salah satu bentuk aktivitas fisik yang dapat dilakukan untuk transportasi maupun rekreasi. Aktivitas fisik secara rutin diketahui berkaitan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular serta sejumlah penyakit tidak menular lainnya.

Lantas, apa saja manfaat bersepeda bagi tubuh?

1. Membantu menjaga kesehatan jantung

Bersepeda termasuk aktivitas aerobik. Saat mengayuh, jantung bekerja lebih aktif untuk mengalirkan darah dan oksigen ke berbagai bagian tubuh.

Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan menyebut bersepeda dapat membantu melatih sistem kardiovaskular dan meningkatkan sirkulasi darah. Aktivitas ini juga dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung apabila dilakukan secara rutin dan menjadi bagian dari pola hidup sehat.

Manfaat tersebut menjadi salah satu alasan mengapa bersepeda sering dipilih sebagai aktivitas fisik yang relatif mudah dimasukkan ke dalam rutinitas.

Tidak harus selalu bersepeda dalam jarak puluhan kilometer. Aktivitas dengan intensitas yang sesuai kemampuan tetap dapat menjadi bagian dari kebiasaan aktif sehari-hari.

2. Membantu meningkatkan kebugaran tubuh

Selain jantung, bersepeda membuat sejumlah kelompok otot ikut bekerja, terutama otot pada kaki dan bagian tubuh yang membantu menjaga posisi saat mengayuh.

Jika dilakukan secara rutin, aktivitas fisik seperti bersepeda dapat membantu meningkatkan kebugaran serta daya tahan tubuh.

WHO menyebut aktivitas fisik secara umum juga berkaitan dengan peningkatan kebugaran, kesehatan metabolik, kekuatan otot dan tulang, serta penurunan risiko sejumlah penyakit tidak menular.

Karena itu, bersepeda tidak harus selalu dipandang sebagai latihan dengan target tertentu. Menggunakannya untuk perjalanan sehari-hari juga bisa menjadi kesempatan untuk membuat tubuh lebih aktif.

3. Membantu mengurangi risiko penyakit tidak menular