Semakin bertambahnya usia akan membuat kadar hormon menurun, produksi kolagen melambat, dan aktivitas kelenjar minyak juga berkurang. Inilah yang membuat semakin tua seseorang maka kulitnya semakin kering dan berkerut.
Meskipun terdengar sepele dan sering diabaikan oleh beberapa orang, tubuh yang kurang terhidrasi ternyata bisa memengaruhi produksi sebum. Kondisi tubuh yang kekurangan cairan bisa membuat kulit mengalami dehidrasi.
Nah, kondisi ini yang mendorong tubuh mengeluarkan minyak lebih banyak agar kulit tidak kekeringan. Efeknya akan membuat kulit terasa berminyak dan kering. Oleh karena itu, usahakan minum air putih yang cukup setiap harinya agar kulit tetap terhidrasi.
Mengutip Cleveland Clinic, ukuran pori-pori bisa dipengaruhi oleh ukuran kelenjar minyak atau kelenjar sebaceous. Besarnya ukuran pori-pori juga bisa disebabkan oleh faktor genetik.
Biasanya, pori-pori bisa terlihat lebih besar akibat bekas jerawat, perubahan berat badan, atau kondisi lainnya. Sayangnya, ukuran pori-pori sebenarnya tidak bisa diperkecil, tetapi ada beberapa cara untuk membuatnya terlihat lebih kecil, salah satunya dengan menggunakan retinol.
Kondisi cuaca bisa memengaruhi produksi minyak pada kulit. Kulit biasanya akan lebih berminyak saat berada di lingkungan yang panas dan lembab. Sebaliknya, cuaca yang dingin akan membuat produksi minyak berkurang dan kulit terasa lebih kering.