NADIKABAR.COM — 70 ribu lebih anak terkena infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono menyebut pemerintah mengaktifkan posko kesehatan darurat.

"Mengenai upaya pemerintah dalam rangka melindungi kelompok rentan, terutama tadi disampaikan juga balita, pemerintah dalam hal ini BNPB, kemudian Dinas Kesehatan juga telah mengaktifkan kembali posko-posko kesehatan darurat di bawah koordinasi Dinas Kesehatan, kemudian BNPB dan BPBD," kata Sugiono di Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2026).

Selain itu juga bekerja sama dengan pihak lain untuk pembagian alat bantuan seperti masker, oksigen, hingga penyedian bangunan yang kedap asap. Di sana masyarakat yang terdampak Karhutla bisa mendapat pertolongan.

"Bekerja sama dengan beberapa filantropi untuk melakukan pembagian masker tadi, kemudian pemberian oksigen portabel, kemudian juga penyediaan apa yang disebut dengan rumah oksigen yang digunakan yang menggunakan fasilitas-fasilitas bangunan yang dibuat sedemikian rupa sehingga kedap asap," ungkapnya.

Sugiono menuturkan juga telah berkoordinasi dengan Kemenkes untuk mendengar masukan dari puskesmas pada lokasi yang terdampak Karhutla. Pasokan yang dibutuhkan juga terus diberikan ke daerah-daerah.