NADIKABAR.COM — Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, dan jajaran Danantara. Dalam pertemuan itu Prabowo meminta Rosan untuk melakukan perampingan jumlah BUMN.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan pemanggilan itu terjadi pada Jumat (4/9). Teddy menyebut di pertemuan itu Prabowo menerima laporan perkembangan pelaksanaan instruksinya terkait penataan dan perampingan BUMN.

Menurutnya hingga saat ini, sebanyak 290 BUMN telah ditutup dan langkah tersebut disebut telah menghasilkan penghematan anggaran negara hingga Rp 50 triliun.