NADIKABAR.COM — Sebanyak 707 pebulu tangkis muda dari tujuh negara meramaikan turnamen bulu tangkis junior beregu bertajuk MilkLife Superliga Junior 2026 yang dihelat di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah pada 2-8 November 2026.

"Turnamen tersebut digelar untuk memberikan pengalaman bertanding dengan format beregu bagi pebulutangkis muda di Indonesia. Dengan jam terbang yang dipupuk sejak dini, para atlet akan terasah baik dari sisi mental dan kemampuan ketika berlaga di panggung yang lebih tinggi," kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin di Kudus, Selasa.

Ia menuturkan salah satu dampak positif bagi atlet muda mengikuti Superliga Junior tercermin dalam gelaran Asian Games 2026, akhir September 2026. Di nomor beregu putra, skuad Indonesia berhasil comeback atas China 3-2 dan mengakhiri puasa gelar selama 28 tahun usai meraih medali emas.

"Kalau diperhatikan, di dalam skuad Indonesia Asian Games kemarin, ada nama-nama seperti Moh Zaki Ubaidillah serta Leo Rolly/Daniel Marthin yang terlebih dahulu merasakan atmosfer pertandingan beregu melalui Superliga Junior. Terbukti, pengalaman bertanding beregu di usia muda tersebut dapat berkontribusi positif ketika berjuang membela Indonesia di ajang yang lebih tinggi. Dan kami berharap, langkah mereka juga dapat diikuti oleh para juniornya saat ini," ujarnya.

Ajang bergengsi hasil kerja sama antara Bakti Olahraga Djarum Foundation dengan PBSI dan MilkLIife ini, diikuti 707 pebulu tangkis muda dari delapan negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, China, China Taipei, Polandia, dan Amerika Serikat.