NADIKABAR.COM — Sebanyak 750 warga sekolahan SMAN 1 Lasem (Smanela) mengalami diare masal, Kamis (3/9) pagi, sekitar pukul 09.00 WIB. Kegiatan belajar mengajar (KBM) pun lumpuh sehingga para murid dipulangkan, dengan dugaan makan bergizi gratis (MBG) yang dikonsumsi kemarin menjadi pemicu.

Pantauan NadiKabar di sekolah pada pukul 11.00 WIB, kondisinya sudah sepi. Tidak ada aktivitas para murid dan guru belajar mengajar.

Kepala SMAN 1 Lasem, Juhartutik, saat dimintai konfirmasi NadiKabar menjelaskan, sekitar pukul 09.00 WIB para murid dan guru mengalami mual dan diare.

"Akhirnya saya menyuruh agar tiap kelas didata yang mengalami diare itu. Setelah didata ada 20-31 orang dalam satu kelas. Sampai 33 kelas itu total 725 anak yang diare dan guru ada 25 orang. Kalau total jumlah murid itu ada 1.174, guru 95 orang," jelas Juhartutik kepada NadiKabar di sekolah, Kamis (3/9/2026).

"Setelah itu saya kemudian laporan ke Puskesmas Lasem untuk penanganan darurat dan konsultasi ke Cabdin (Cabang Dinas), akhirnya murid kami pulangkan," sambungnya.