"Tim juga mendapati 11 Solar Panel rusak, kemungkinan besar kerusakan disebabkan terkena lontaran material dari erupsi, kini yang masih berfungsi tersisa 3 unit," jelasnya.

Suwarno menyebut pihaknya telah memasang dua aki untuk menyalakan sensor maupun CCTV guna memfungsikan alat pemantauan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

"Jadi kemarin kita pasang 2 Accu, itu untuk menyalakan sensor seismik, CCTV, dan Radio Telemetri yang kemarin sempat rusak pada aktivitas erupsi," tuturnya.