NADIKABAR.COM — Ledakan gas LPG yang dipicu kebocoran tabung menyebabkan kerusakan sejumlah rumah di Kebon Jeruk, Jakarta Barat (Jakbar). Delapan orang dilaporkan terluka akibat ledakan hingga tertimpa bangunan yang runtuh.

Ledakan itu terjadi di Jalan Guji Baru, RT 06 RW 02 Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakbar pada Kamis (5/11) pukul 04.20 WIB. Para korban mengalami luka lecet, patah tulang hidung, hingga luka bakar.

Seorang warga, Bambang Irawan (39) mengatakan dirinya tertimpa puing reruntuhan rumahnya setelah terjadi ledakan. Dia dan keluarganya terluka akibat peristiwa itu.

"Kondisinya anak pertama saya kakinya tertimpa reruntuhan puing, dan saya juga tertimpa. Istri saya kepalanya. Pokoknya udah tahu-tahu udah udah gelap. Kita udah enggak bisa ngapa-ngapain," kata Bambang saat ditemui di lokasi, Jumat (6/11/2026).

Dia mengaku sempat dirawat 3 hari di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat. Dia sempat menunjukkan luka di kakinya akibat tertimpa puing bangunan rumah.

Warga lain, Suratmi (59), mengatakan anak dan cucunya sempat dirawat di RS karena terkena runtuhan puing. Rumah Suratmi juga rusak terkena ledakan gas.

"Yang dirawat itu malah cucu saya, sama anak eh ibunya. Ibunya kena jahitan 9," kata Suratmi.

Ledakan gas itu terjadi di rumah warga bernama Sauti. Suratmi mengatakan tetangganya itu mengalami luka bakar cukup parah.

"Yang korban yang gasnya meledak itu dia belum pulang, kondisinya kulitnya ngelupas," ucapnya.

Dia mengatakan ada juga warga yang dirawat di RS lain seperti di RS Pelni dan RS di Cempaka Putih. Dia mengatakan ada korban yang mengalami patah tulang hidung dan masih dirawat di RS.

Warga lain, Winda, mengatakan masih ada 3 orang yang dirawat di RS. Dia mengatakan masih tidur saat ledakan terjadi.

"Saya lagi tidur di sini. Tiba-tiba denger meledak. Ini kan langsung pecah, ini tuh pecah ya, tadinya ada kacanya. Ini hancur semua. Saya tidurnya di bawah sini nih, di bawah kaca ini," kata Winda.

Diketahui, korban yang mengalami luka berat yaitu Sauti, Idrus, Fais yang kini masih menjalani perawatan di RS Islam Cempaka Putih.

Ketua RT setempat, Sarkat, mengatakan ketiga korban yaitu Idrus, Sauti, dan Fais merupakan satu keluarga. Diketahui Sauti mengalami luka bakar berat di kulit, Idrus dan Fais mengalami luka berat akibat terkena reruntuhan.

Sementara itu korban luka ringan di antaranya Waji, Kokom, Patih, Septi, dan Bambang sudah diperbolehkan pulang.

Kapolsek Kebon Jeruk AKP Darto Napitupulu menyebutkan ada tujuh orang yang terluka akibat insiden tersebut. Polisi juga mencatat sebanyak 10 rumah hancur akibat ledakan itu.

"Akibat kejadian Kebocoran tabung gas LPG tersebut terdapat 10 bangunan yang runtuh dengan 10 pintu yang terdiri dari rumah dan 7 korban luka," kata Darto saat dihubungi.

Darto mengatakan ledakan itu terjadi saat Sayuti hendak memasak di dapur. Dia lalu menyalakan kompor gas yang ternyata mengalami kebocoran.

"Saat Saudari Sayuti, istri Idrus sedang menyalakan gas LPG yang letaknya berada di dapur, namun saat dinyalakan ternyata gas LPG tersebut dalam keadaan bocor sehingga terjadi ledakan," jelasnya.