NADIKABAR.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi merilis prakiraan cuaca Indonesia untuk periode 11-17 September 2026. Dalam laporan itu disampaikan bila sebaran asap masih bertahap di tengah musim kemarau yang tengah memanggang Indonesia.

Hingga pertengahan September 2026, 81,1 persen wilayah Indonesia masih dalam musim kemarau. Dengan begitu, kondisi kering masih berlanjut dengan curah hujan yang rendah.

"Curah hujan umumnya 0-150 mm/dasarian, dengan sebagian besar wilayah masih

Musim kemarau di Indonesia diperparah dengan hadirnya fenomena El Nino. BMKG mencatatkan kondisi El Nino saat ini masuk dalam kategori sangat kuat dengan suhu maksimum mencapai 38,6 derajat celcius.

Suhu tinggi ini meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan penurunan kualitas udara. Berbicara tentang karhutla, berbagai titik panas atau hotspot masih terpantau di wilayah-wilayah yang hingga kini masih terbakar.