Ia mengimbau masyarakat menyikapi pesta demokrasi tingkat kalurahan tersebut secara bijaksana dan tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan untuk bermusuhan.

"Jangan ciderai dengan memilih pemimpin itu justru malah kita bercerai-berai, malah kita bermusuhan," katanya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan Kabupaten Bantul Afif Umahatun mengatakan dari 30 kalurahan yang menyelenggarakan pilur, sebanyak 24 lurah petahana kembali mencalonkan diri.

"Enam lurah yang tidak mencalonkan kembali antara lain Lurah Poncosari, Argorejo, Srihardono, Mangunan, Dlingo, dan Parangtritis," ujarnya.