KH Nurul Huda Jazuli menjadi peraih suara terbanyak dengan 485 suara, disusul Tgk Nuruzzahri Yahya dengan 477 suara.

Sementara itu, KH Abun Bunyamin menempati posisi kesembilan dengan perolehan 268 suara. Kesembilan nama tersebut selanjutnya akan menjalankan mandat sebagai anggota AHWA dalam tahapan kepemimpinan NU periode 2026-2031.

Setelah tabulasi suara selesai, sembilan anggota AHWA terpilih akan segera memasuki tahapan berikutnya. Mereka dijadwalkan menggelar sidang tertutup untuk melakukan musyawarah mufakat.

Agenda utama forum tersebut adalah menetapkan Rais 'Aam PBNU masa khidmah 2026-2031.

Selain itu, hasil musyawarah AHWA akan menjadi bagian dari rangkaian proses pemilihan Ketua Umum PBNU. Penentuan kepemimpinan NU dilakukan melalui mekanisme yang telah ditetapkan dalam rangkaian Muktamar ke-35.