Sejumlah wilayah pesisir masuk dalam area yang berpotensi terdampak rob. Wilayah tersebut meliputi Tanjungan, Muara Angke, Muara Baru, Pasar Ikan, Ancol Marina dan JIS, Tanjung Priok dan Kali Baru, serta Marunda.

Yursid mengatakan hasil pemodelan potensi banjir rob tersebut masih dapat berubah. Hal itu dapat dipengaruhi pembangunan di kawasan pesisir, faktor non-pasang surut seperti anomali permukaan laut, gelombang tinggi akibat angin, hingga upaya penanggulangan yang dilakukan pemerintah.

Untuk mengantisipasi potensi rob, Dinas SDA DKI melalui Suku Dinas SDA Jakarta Utara melakukan penyiagaan dan pengoperasian pompa serta berbagai langkah mitigasi. Sebanyak 171 unit pompa stasioner disiagakan di 56 lokasi di wilayah Jakarta Utara.