"Semua ini tidak akan terwujud tanpa panitia yang rela mengorbankan waktu dan tenaganya. Saya ingin berterima kasih kepada setiap anggota panitia: Annabelle, Preston, Stefan, Sadie, Kyra, Lindy, Diana, Eirene, Morgan, Adindia, Karen, Tara, Richard, Miro, Aishi, Saladin, serta seluruh panitia Renang. Pencapaian ini milik kita semua," tuturnya.
Menurut Sebastian, kejuaraan ini tidak akan hanya diramaikan oleh peserta renang. Penonton juga dipercaya akan menyaksikan lomba renang antarsekolah ini. Diprediksi 3 ribu penonton akan menyaksikan aksi perenang muda ini.
Sebastian menjelaskan, lomba renang ini hanya dilakukan dalam sehari. Lebih dari 900 perenang muda akan bersaing untuk menjadi yang terbaik dalam sehari. Hasilnya juga akan diverifikasi langsung oleh pihak MURI pada hari pelaksanaan.
"Kami berharap dukungan dari semua pihak sehingga pelaksanaan lomba renang ini bisa berjalan sesuai rencana. Kejuaraan ini juga menjadi upaya pemecahan Rekor MURI untuk kategori 'Lomba Renang oleh Pelajar Terbanyak dalam Waktu Satu Hari'," terang Sebastian.
"Kami ingin menunjukkan bahwa remaja mampu mewujudkan hal-hal besar ketika diberi kesempatan sekaligus menunjukkan bahwa siswa dapat berprestasi di bidang akademik dan non-akademik secara bersamaan," jelasnya.
"Dulu ini hanya mimpi. Sekarang, pada 31 Oktober nanti, ratusan anak dari berbagai sekolah akan berenang di panggung yang dulu kami bayangkan," ucap Sebastian.