Menurut Lesti, darah seni yang mengalir dalam diri Abang L tak hanya terlihat saat berhadapan dengan kamera, tetapi juga menyatu dalam kehidupan sehari-hari di rumah. Bocah berusia 5 tahun itu hampir tidak pernah berhenti bersenandung di sela-sela aktivitasnya.
"Dia suka banget nyanyi. Mau mandi, lagi ngapain aja pasti nyanyi," tuturnya.
Meski potensi dan bakat menyanyi sang anak sudah terlihat menonjol, Lesti menegaskan tidak ingin memaksakan kehendak. Mengenai pengarahan bakat, seperti mengikutkan Abang L ke kursus vokal formal, ia memilih untuk menyerahkan seluruh keputusan sesuai dengan keinginan dan kenyamanan sang anak agar tidak merasa terbebani.