NADIKABAR.COM — Polisi mengamankan remaja berusia 19 tahun karena diduga membunuh ayah kandungnya sendiri, H (60) di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Pelaku mengaku nekad menghabisi korban karena kesal ditegur hingga ditampar gegara pulang larut malam.
"Nah, (motif) itu masih kita lakukan pendalaman. Namun sementara yang berhasil dihimpun oleh penyidik, itu terkait dengan motif kesal karena ditegur oleh korban, karena si pelaku ini dia pulang malam, kemudian ketika disuruh istirahat tidak mau," kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo, Selasa (22/9/2026).
Anggi menyebutkan, pelaku sempat ditampar korban saat ditegur pulang larut malam. Diduga hal tersebut memicu pelaku kesal, hingga tega menghabisi ayah kandungnya sendiri.
"Informasinya pada saat itu si pelaku itu sempat ditampar terlebih dahulu ya oleh korban," kata Anggi.
Hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui perbuatannya. Saat ini, kata Anggi, pihaknya masih mendalami keterangan pelaku di Polres Bogor.
"Jadi korban adalah ayah dan yang diduga melakukan itu adalah si anak. Diduga pelaku berusia 19 tahun," kata Anggi.
"Sementara itu, kita masih lakukan pendalaman-pendalaman, termasuk dari keterangan ataupun pengakuan daripada si anak ini, kita masih coba terus gali," imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, jasad pria inisial H (60) di Bogor diekshumasi usai diduga menjadi korban pembunuhan. Lansia itu ternyata tewas dibunuh anaknya sendiri.
"Betul, (pelaku) sudah diamankan, masih dalam pendalaman. (Yang diamankan) satu orang, laki-laki," kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo, Senin (21/9/2026) malam.
Dihubungi terpisah, Kapolsek Gunung Sindur AKP Ucup Supriyatna mengatakan, pelaku ditangkap di Tangerang Selatan. Ia menyebut, pelaku merupakan anak dari korban.
"Korbannya sendiri adalah orang tuanya dari pelaku," kata Ucup.
"Untuk sementara yang diduga pelaku sudah kita amankan di daerah Tangerang Selatan, dan sekarang sudah diamankan di Polres Bogor," imbuhnya.