βSemangatnya jelas, ekonomi nasional harus dibangun sebagai usaha bersama dan manfaat pembangunan harus semakin dirasakan rakyat," katanya.
Karena itu, dirinya melihat dua tahun pemerintahan ini sebagai bagian dari proses menata kembali arah pembangunan agar lebih sesuai dengan amanat konstitusi.
Umbas menjelaskan koreksi pemerintah menyasar pola pertumbuhan ekonomi yang selama ini terlalu bergantung pada ekspor sumber daya alam dalam bentuk bahan mentah, konsumsi barang impor, modal asing dan utang luar negeri.
Dia menilai arah baru yang didorong pemerintah saat ini, yaitu pertumbuhan ekonomi yang berbasis kerakyatan dan berdiri di atas kemandirian ekonomi nasional.
Ia berpendapat pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya dilihat dari kenaikan Produk Domestik Bruto (PDB) lantaran yang lebih penting cara pertumbuhan tersebut menciptakan partisipasi rakyat, industrialisasi, produktivitas dan pemerataan.
"Karena itu, orientasi ekonomi kerakyatan menjadi penting,β ujar Umbas.