Umbas mengatakan istilah silent majority tidak boleh selalu diartikan sebagai kelompok masyarakat yang pasif atau tanpa sikap politik sebab mereka justru bisa menjadi kekuatan sosial yang menentukan meskipun tidak selalu tampil dalam hiruk-pikuk perdebatan politik.
Dikatakan bahwa silent majority bukan berarti tidak peduli, tetapi mereka memperhatikan, menilai, dan punya pandangan sendiri.
Namun, apabila mereka merasa perlu menyampaikan sikap, mereka akan bersuara. Maka dari itu, saat ini dapat terlihat berbagai pesan kebersamaan dengan Prabowo yang mulai digaungkan.
"Ini menunjukkan bahwa dukungan kepada Presiden tidak bisa hanya diukur dari riuhnya kritik di media sosial," tuturnya.
Dia mengatakan pesan "Prabowo Tidak Sendiri" memiliki makna lebih dari sekadar slogan politik lantaran pesan tersebut merupakan ekspresi solidaritas masyarakat kepada pemimpin yang sedang menjalankan mandat pemerintahan.
Dengan demikian, Umbas mengajak seluruh elemen relawan dan pendukung Prabowo agar menyampaikan dukungan secara positif, dewasa, dan bertanggung jawab.