"Hasil pemantauan di lapangan yang dilakukan oleh lembaga berwenang, dalam hal ini BMKG, Kota Sukabumi termasuk daerah yang saat ini jauh dari sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau, karena telah mengarah ke arah barat daya dan barat laut, yang mencakup wilayah Banten, Lampung, dan Samudera Hindia," ujar Novian saat dikonfirmasi NadiKabar, Selasa (8/9/2026).

Kendati kegiatan belajar mengajar secara tatap muka sudah dibuka kembali, Disdikbud Kota Sukabumi menegaskan bahwa pihak sekolah wajib menerapkan protokol ketat demi menjaga kesehatan para siswa dan tenaga pengajar.

Novian menekankan tiga poin utama yang wajib dipatuhi oleh seluruh satuan pendidikan selama masa transisi ini. "Seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan diimbau dan diwajibkan mengenakan masker selama berada di lingkungan sekolah," ujarnya.

Selain itu juga menerapkan protokol kesehatan dan pembatasan aktivitas di luar ruangan. "Menghentikan sementara proses belajar mengajar maupun kegiatan ekstrakurikuler di luar kelas (outdoor) selama sepekan ke depan," sambungnya.