NADIKABAR.COM — Asosiasi Ahli Emisi Karbon Indonesia (Association of Carbon Emission Experts Indonesia/ACEXI) meluncurkan inisiatif program kemitraan pengurangan emisi yang dirancang untuk membangun ekosistem pengendalian perubahan iklim yang kuat, transparan, serta mempercepat tata kelola Nilai Ekonomi Karbon (NEK) di Indonesia melalui kolaborasi lintas sektor.

Ketua Umum ACEXI Lastyo Kuntoaji Lukito mengatakan inisiatif bertajuk "COPPER-ACE Initiative" atau Collaborative Partnership Program for Emission Reduction and Advancement of Climate Ecosystems itu menegaskan bahwa urgensi penurunan emisi karbon tidak bisa lagi diselesaikan dengan kerja sendiri-sendiri.

"COPPER-ACE hadir sebagai wadah integratif yang menyelaraskan penguatan ekosistem, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kelembagaan secara bergandengan," katanya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Lukito juga mengatakan inisiatif itu adalah jawaban nyata asosiasi untuk menciptakan ekosistem yang efektif bagi penurunan emisi.

"Kami ingin memastikan solusi iklim Indonesia berjalan secara berkelanjutan dan berkeadilan melalui penguatan kapasitas ahli-ahli karbon domestik," katanya.