NADIKABAR.COM — Pembalap Red Bull KTM Factory Racing Pedro Acosta menilai sepeda motornya masih kalah dalam daya cengkeram ban (grip) dibandingkan Aprilia dan Ducati pada MotoGP Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, NTB.

Dia menyebut sektor kedua sirkuit sebagai kendala utama bagi performa sepeda motornya, sehingga banyak menghabiskan waktu untuk berkendara di area tersebut akibat kurangnya kepercayaan diri.

"Kami tidak menjadi lebih buruk justru berkembang, tetapi para pesaing meningkatkan performa lebih banyak," kata Acosta seusai mengikuti Sprint Race MotoGP Indonesia 2026, Sabtu.

Menurut pembalap Spanyol itu, Aprilia mampu mempertahankan kecepatan tinggi ketika menggunakan ban baru, sedangkan Ducati juga kompetitif di berbagai karakter lintasan. Sementara KTM masih berusaha menemukan peningkatan yang dapat memperkecil jarak dengan kedua pabrikan tersebut pada balapan utama, Minggu (11/10).