NADIKABAR.COM β€” Kepolisian menyiagakan 3.983 personel gabungan untuk mengamankan aksi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, Senin.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Akhmadi menyampaikan pengamanan melibatkan personel TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan pengamanan dalam (Pamdal).

β€œJumlah pengamanan gabungan TNI, Polri, Pemda dan Pamdal 3.983 personel,” kata Akhmadi dalam keterangan tertulis, Senin.

Ia menyampaikan polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Gedung DPR/MPR RI yang akan diterapkan secara situasional dengan mempertimbangkan dinamika dan jumlah massa di lapangan.

Akhmadi mengimbau masyarakat yang hendak melintas di kawasan Gedung DPR, khususnya Jalan Gatot Subroto, untuk berhati-hati dan menggunakan rute alternatif guna menghindari kepadatan lalu lintas.

β€œKami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan beraktivitas melintasi kawasan tersebut untuk berhati-hati dan mencari rute alternatif untuk menghindari kemacetan selama aksi berlangsung,” ujarnya.

Dalam seruannya, BEM SI mengajak mahasiswa dan masyarakat mengikuti aksi dengan membawa sejumlah tuntutan di bidang pendidikan.

Salah satu tuntutan, yakni mendesak pembahasan dan revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) secara partisipatif dan komprehensif.

BEM SI juga menyuarakan tuntutan pendidikan gratis, peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan, serta jaminan keberlanjutan perguruan tinggi swasta dalam kebijakan pendidikan tinggi gratis.