NADIKABAR.COM — Proses autopsi mayat wanita misterius ditemukan terbakar di pos ronda Jalan Raya Purwodadi - Semarang, Wareng, Kebonagung, Demak, masih berlangsung. Hasil sementara mengungkap ada luka tusuk pada bagian kepala.

Ps Kasi Humas Polres Demak, Iptu Rudi Tri Sayogo, mengatakan ada sejumlah luka yang ditemukan pada bagian kepala. Luka itu ada yang berupa tusukan senjata tajam.

"Hasil dari forensik, ada beberapa luka di kepala, ada luka senjata tajam juga, ditusuk," kata Rudi kepada NadiKabar di Media Center Si Humas Polres Demak, Selasa (1/9/2026).

Rudi mengungkapkan luka diduga akibat senjata tajam tersebut menjadi sebab kematian korban. Akibat luka ini, tulang tengkorak korban hingga mengalami patah.

"Penyebab kematian luka tusuk di bagian kepala belakang yang mengakibatkan patahnya tulang tengkorak," ungkap Rudi.

Rudi juga menjelaskan ada luka tumpul pada jenazah korban. Luka itu ditemukan pada kepala bagian belakang sebelah kiri.

"Patah tulang tengkorak bagian kiri hingga belakang luka akibat kekerasan benda tumpul," tutur Rudi.

Rudi menuturkan korban juga mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh hingga sebesar 45 persen. Namun ia belum bisa memastikan jenis bahan yang digunakan untuk membakar korban.

"Didapat juga luka bakar derajat empat pada kepala sebelah kanan, dada sebelah kanan, tangan kanan, tungkai atas kanan. Derajat dua sampai tiga pada punggung, tungkai atas kiri, depan dan tungkai atas kanan, yaitu total luka bakar ada 45 persen," ungkap Rudi.

"(Pembakaran menggunakan bahan bakar jenis apa) Masih belum disimpulkan. Hasilnya nanti secepatnya apabila ada perkembangan akan kami informasikan," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, mayat wanita tanpa identitas ditemukan dalam kondisi terbakar di pos ronda Dukuh Wareng RT 5 RW 3, Desa/Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak. Wanita itu diduga korban pembunuhan.

Ps Kasi Humas Polres Demak, Iptu Rudi Tri Sayogo mengatakan keberadaan mayat itu diketahui pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Keberadaan mayat tersebut mulanya diketahui oleh saksi satu bernama Wahyudi (36) yang melihat pos ronda terbakar.

"Menurut keterangan saksi 1, pada saat ingin membeli makan, melihat ada pos ronda yang terbakar tetapi tidak mengetahui kalau ada mayat di pos ronda tersebut. Kemudian saksi 1 memanggil saksi 2 dan saksi 3 untuk ikut mengecek keadaan pos ronda dan diketahui ada mayat tanpa identitas yang sudah kaku," kata Rudi saat dihubungi NadiKabar, Selasa (1/9).

Rudi menyebut warga setempat tidak ada yang mengetahui identitas mayat tersebut. Tim identifikasi yang tiba di lokasi kemudian memastikan jenazah tersebut merupakan seorang wanita.

"Menurut keterangan Pak RT setempat tidak ada warga yang mengetahui (mengenal) mayat tanpa identitas tersebut, kemudian dari Polsek Kebonagung menelepon Pamapta dari Polres Demak," tutur Rudi.

"Sesampainya di lokasi sekitar pukul 04.45 WIB, kemudian tim identifikasi dari Polres Demak melakukan pengecekan dan diketahui bahwa indentitas yang meninggal jenis kelamin perempuan," imbuhnya.

Rudi mengungkapkan ada dugaan kekerasan terhadap wanita tersebut. Rudi menjelaskan ciri-ciri korban tersebut yaitu perempuan usia kurang lebih 40 tahun dengan tinggi badan sekitar 147 cm dengan perawakan pendek sedikit gemuk.

"Pakaian ini ada baju hijau ukuran S, handuk merek Pamelo warna biru, celana 3/4 warna hitam bergambar logo Pain dalam serial Naruto. Kaos krem, ada stiker gambar kepala beruang. Sandal slop warna hitam merek Lauvo nomor 37," terang Rudi.