NADIKABAR.COM — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menepis kabar Jakarta berstatus siaga 1 usai adanya pengerahan puluhan ribu prajurit TNI ke Ibu Kota Negara Republik Indonesia itu.
Hal itu disampaikan Pramono usai menggelar rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, Kamis (5/11/2026). Menurut Pramono, dirinya tak dikabarkan atau diajak koordinasi soal status siaga 1, sehingga dia membantah rumor penetapan status tersebut seperti yang dirumorkan di media sosial.
"Saya tidak, karena apa pun sebagai gubernur, kalau ada siaga satu pasti saya dikoordinasikan," kata Pramono, com.
Lebih lanjut, Pramono juga memastikan aktivitas pemerintahan dan kehidupan warga masih berjalan normal.